Selasa, 01 Mei 2018

Remedial Matematika Kelas XI







Share:

Selasa, 06 Maret 2018

DAMPAK RADIASI DALAM KEHIDUPAN

    Pengertian Radiasi
 
Sudah sering kita mendengar istilah radiasi di media massa. Pada umumnya kata ini dikaitkan dengan kegiatan-kegiatan di reaktor nuklir. Tetapi, Radiasi pada dasanya adalah suatu cara perambatan energi dari sumber energi ke lingkungannya tanpa membutuhkan medium. Salah contoh berdasarkan watak penghantarnya, ada dua jenis radiasi, yaitu radiasi gelombang elektromagnetik dan radiasi partikel. Beda antara kedua jenis radiasi itu sudah jelas, radiasi gelombang elektromagnetik adalah pancaran energi dalam bentuk gelombang elektromagnetik, termasuk di dalamnya adalah radiasi energi matahari yang kita terima sehari-hari di permukaan bumi. Sedangkan radiasi partikel adalah pancaran energi dalam bentuk energi kinetik yang dibawa oleh partikel-partikel bermassa, seperti elektron, dan sebagainya. Radiasi yang timbul di sekitar reaktor nuklir adalah radiasi yang berasal dari bahan-bahan radioaktif, dapat berupa gelombang elektromagnetik maupun partikel-partikel cepat. Secara alamiah manusia hidup di dalam lautan radiasi. Salah satu contoh terbesarnya ialah radiasi dari matahari yang justru mendukung kehidupan di bumi ini, setiap saat permukaan bumi dihujani radiasi sinar kosmis yang terdiri dari gelombang elektromagnetik dan ratusan jenis partikel-partikel cepat. Tetapi selain matahari masih ada lagi radiasi yang berasal dari mineral-mineral radioaktif yang ada di dalam bumi, sekaligus dengan turunannya yang terlarut dalam air dan yang terbawa angin ke udara.
Disamping itu, selain radiasi secara alamiah terdapat juga radiasi buatan contohnya radioaktivitas yang dihasilkan dari percobaan nuklir dan berpindah ke lingkungan (radioaktivitas jatuhan), dan radioaktivitas yang dikeluarkan pada setiap tahapan daur bahan bakar nuklir. Selain itu terdapat barang-barang konsumsi yang memancarkan radiasi rendah seperti jam berpendar, detektor asap dan lain-lain. Tingkat aktivitas radioaktivitas buatan di lingkungan saat ini relatif kecil dibandingkan radioaktivitas alam. Percobaan nuklir di udara menjadi sumber radiasi buatan yang terbesar di lingkungan. Percobaan ini berlangsung dari tahun 1945 sampai tahun 1980. Setelah selesai percobaan nuklir, diketahui nuklida Sr-90 meningkatkan radioaktivitas dunia. Setelah percobaan nuklir di udara tidak dilakukan lagi, dan percobaan dilakukan di bawah tanah, radioaktivitas dunia juga menurun. Oleh karena itu, dari berbagai macam proses radiasi tersebut, baik secara alamiah maupun buatan, banyak menimbulkan dampak dalam kehidupan kita sehari-hari.
 
MACAM-MACAM RADIASI
Dalam kehidupan ini, banyak kita temuka berbagai macam radiasi secara umum mulai dari hal yang sederhana seperti radiasi panas matahari, radiasi gelombang elektromagnetik, dan sebagainya sampai kepada yang paling sulit seperti radiasi nuklir (inti) berupa radiasi alpha, beta dan gamma yang menyebabkan berbagai macam dampak dalam kehidupan, baik itu dampak negative maupun dampak positif. Radiasi secara garis besar di bagi menjadi dua macam yaitu radiasi pengion dan radiai non-pengion. Radiasi alpha, beta dan gamma merupakan salah satu bagian dari radiasi pengion. Sedangkan radiasi panas, gelombang elektromagnetik merupakan salah satu bagian dari radiasi non-pengion.

1.      Radiasi pengion
Radiasi pengion adalah jenis radiasi yang dapat menyebabkan proses ionisasi (terbentuknya ion positif dan ion negatif) apabila berinteraksi dengan materi. Yang termasuk dalam jenis radiasi pengion adalah radiasi partikel alpha, radiasi partikel beta, dan radiasi sinar gamma.. Setiap jenis radiasi memiliki karakteristik khusus. Yang termasuk radiasi pengion adalah partikel alfa (α), partikel beta (β), sinar gamma (γ), sinar-X, partikel neutron.

2.   Radiasi Non Pengion 
Radiasi non-pengion adalah jenis radiasi yang tidak akan menyebabkan efek ionisasi apabila berinteraksi dengan materi. Radiasi non-pengion tersebut berada di sekeliling kehidupan kita. Yang termasuk dalam jenis radiasi non-pengion antara lain adalah gelombang radio (yang membawa informasi dan hiburan melalui radio dan televisi), gelombang mikro (yang digunakan dalam microwave oven dan transmisi seluler handphone), sinar inframerah (yang memberikan energi dalam bentuk panas), cahaya tampak (yang bisa kita lihat), sinar ultraviolet (yang dipancarkan matahari).

MACAM-MACAM DAMPAK RADIASI DALAM KEHIDUPAN
Radiasi merupakan suatu proses dari pemancaran sebuah partikel. Dalam kehidupan, secara umum dampak radiasi digolongkan menjadi dua macam, yaitu dampak positif radiasi dalam kehidupan dan dampak positif radiasi dalam kehidupan.
1.      Dampak positif radiasi dalam kehidupan sehari-hari
Dalam kehidupan kita, terdapat berbagai macam dampak positif radiasi dalam kehidupan kita. Dampak tersebut terlihat dari berbagai macam manfaat radiasi tersebut untuk kepentingan hidup bagi kehidupan makhluk hidup di bumi ini, seperti dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), kedokteran atau kesehatan, pertanian, hidrologi, dan  peternakan.
a.       Dalam bidang teknologi
Radiasi, dalam bidang teknologi sangat membantu perkembangan dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) tersebut. Hal tersebut, terlihat dari banyaknya perkembangan ilmu pengetahuan tentang radiasi tersebut.contoh dalam bidang ilmu pengetahuan adalah peningkatan pengetahuan masyarakat tentang radiasi, seperti penggunaan serta dampak positif dan negatifnya dalam kehidupan sehari-hari.
Sedangkan dalam bidang tekonologi, hal itu dapat kita lihat perkembangan berbagai macam teknologi yang semakin canggih pada zaman sekarang, seperti perindustrian-perindustrian yang terlibat langsung dalam pemanfaatan radiasi tersebut, seperti pada sektor industri minyak bumi, teknik ini digunakan dalam pengujian kualitas las pada waktu pemasangan pipa minyak/gas serta instalasi kilang minyak dan Radioisotop yang sering digunakan adalah kobal-60 (60Co). selain itu, radioisotop digunakan juga sebagai perunut misalnya untuk menguji kebocoran cairan/gas dalam pipa serta membersihkan pipa, yang dapat dilakukan dengan menggunakan radioisotop iodoum-131 dalam bentuk senyawa CH3131l. Radioisotop seng-65 (65Zn) dan fosfor-32 merupakan perunut yang sering digunakan dalam penentuan efisiensi proses industri, yang meliputi pengujian homogenitas pencampuran serta residence time distribution (RTD). Sedangkan untuk kalibrasi alat misalnya flow meter, menentukan volume bejana tak beraturan serta pengukuran tebal material, rapat jenis dan penangkal petir dapat digunakan radioisotop kobal-60, amerisium-241 (241Am) dan cesium-137(137Cs).
b.      Dalam bidang kedokteran dan kesehatan
Dalam bidang kedokteran dan kesehatan, radiasi juga memilki dampak positif yang sangat bermanfaat bagi dokter untuk mengetahui berbagai macam jenis penyakit yang agar penaganannya dapat diketahui oleh dokter. Dengan mengetahui berbagai macam jenis penyakit tersebut, maka keselamatan kesehatan masyarakat umum dapat terjaga dan terjamin.
Aplikasi teknik nuklir di bidang kedokteran dan kesehatan masyarakat ditujukan pada  :
1.      Prediksi risiko dan pengendalian dampak radiasi pengion pada kesehatan masyarakat. Pengendalian penyakit menular dan aplikasi bidang kedokteran nuklir.
2.      Kegiatan terutama diarahkan pada teknik pengendalaian populasi vektor penyakit dan deteksi dini penyakit.
3.      Deteksi penyebab penyakit malagizi dan gangguan kesehatan akibat pencemaran lingkungan. Kegiatan diarahkan pada teknik pengukuran kandungan unsur mineral esensial pada spesimen tubuh manusia dan lingkungan.
4.      Pembuatan biomaterial dan bahan pangan steril untuk keperluan klinik.
Contoh dalam bidang kedokteran adalah, Cemaran virus HIV dan Hepatitis (HBV dan HCV) pada cadangan darah tranfusi dapat ditangani dengan Deteksi dengan Teknik Biologi Molekuler Berbasis Nuklir Penyakit bervektor binatang (demam berdarah dengue dan malaria) dapat ditangani dengan Teknik Serangga Mandul (TSM) dan pembuatan vaksin dengan radiasi gamma, Penyakit tertunda akibat pajanan radiasi pengion dapat ditangani dengan Deteksi dengan Analisis Sitogenetik (aberasi kromosom stabil) serta masih banyak lagi contoh lainya.
c.       Dalam bidang pertanian
Dalam bidang pertanian, radiasi juga memiliki dampak positik yang cukup bermanfaat dalam bidang pertanian. Hal tersebut terlihat dari berbagai pemanfaatan radiasi dibidang pertanian, seperti Radioisotop yang digunakan sebagai perunut dalam penelitian efisiensi pemupukan tanaman adalah fosfor-32 (32P). Teknik perunut dengan radioisotop akan memberikan cara pemupukan yang tepat dan hemat. Selain untuk perunut dalam penelitian efisiensi pemupukan, radiasi juga berguna untuk pemberantasan hama tanaman dan juga untuk memperoleh bibt unggul.
d.      Dalam bidang hidrologi
Radiasi, pada bidang hidrologi juga memiliki dampak positif. Natrium-24 (24P) merupakan radioisotop yang sering digunakan untuk mengukur kecepatan laju dan debit air sungai, air dalam tanah dan rembesan. Kebocoran dam serta pipa penyalur yang terbenam dalam tanah dapat dideteksi menggunakan radioisotop iodium-131 dalam bentuk senyawa CH3131l, sedangkan lokasi dumping, asal/pola aliran sedimen dan laju pengendapan dapat diukur menggunakan krom-51 dan brom-82 masing-masing dalam bentuk senyawa K251Cr2P7 dan K82Br.
e.       Dalam bidang peternakan
Adapun manfaat radiasi dalam bidang peternakan, yaitu dengan memanfaatkan sinar-X untuk membantu dalam dunia kedokteran hewan sebagai sarana penunjang diagnosa. Contoh lain adalah, didunia penrunggasan, yaitu dengan pemanfaatan radiovaksin. Radiovaksin adalah teknik pembuatan vaksin dengan cara radiasi. Defi nisi vaksin adalah suatu suspensi mikroorganisme yang dapat menimbulkan penyakit tetap telah dimodifi kasi dengan cara mematikan atau menatenuasi (melemahkan) sehingga tidak akan menimbulkan penyakit dan dapat merangsang pembentukan kekebalan/ antibodi bila diinokulasikan. Pembuatan radiovaksin memiliki keunggulan dibandingkan dengan cara konvensional, yaitu mempercepat proses pembuatan vaksin dengan memperpendek waktu pasase. Selain itu, radiovaksin yang diproduksi memiliki kualitas yang sama dengan vaksin buatan secara konvensional. Sumber radiasi yang digunakan untuk pembuatan radiovaksin adalah sinar gama yang digunakan untuk menurunkan infektivitas, virulensi, dan patogenitas agen penyakit, tetapi diharapkan mampu merangsang timbulnya kekebalan pada tubuh terhadap infeksi penyakit.

2.      Dampak negatif radiasi dalam kehidupan sehari-hari
Telah kita ketahui dan kita bahas, bahwa radiasi memilki dampak positif dalam kehidupan sehari-hari. Jika radiasi memilki dampak positif, berarti radiasi juga memilki dampak negatif dalam kehidupan sehari-hari. Adapun dampak negaif radiasi dalam kehidupan sehari-hari diantaranya adalah dampak radiasi terhadap terhadap lingkungan,  dalam bidang perindustrian, pertanian, kedokteran dan kesehatan, dan dampak radiasi gelombang.
  1. Dampak radiasi terhadap lingkungan
Lingkungan merupakan suatu hal yang sangat erat kaitannya dengan kehidupan makhluk hidup terutama manusia. Lingkungan yang bersih dan tidak tercemari oleh radiasi, akan membuat lingkungan itu terasa nyaman dan baik untuk kelangsungan serta kesehatan makhluk hidup dan tumbuhan. Adapun dampak negatif radiasi terhadap lingkungan, akan menyebabkan lingkukngan itu menjadi rusak dan terganggu serta membuat kelangsungan makhluk hidup dan tumbuhan. Contohnya radisi peluruhan zat aktif akibat ledakn bom atom di Nagasaki dan hirosima yang menyebabkan tumbuhan sulit untuk tumbuh dan berkembang, radiasi panas matahari, radiasi limbah dan lain sebagainya. Radiasi-radiasi tersebut jika tidak diatasi secaralangsung dengan baik, akan mengakibatkan suasana lingkungan menjadi tidak nyaman.
  1. Dalam bidang perindustrian
Radiasi, didalam bidang perindustrian memiliki dampak positif yang cukup bagus dalam proses perkembangan dan kemajuan perindustrian tersebut. Tetapi, disamping memiliki dampak positif, radiasi dalam perindustrian juga memiliki dampak negatif terhadap lingkungan dan sekitarnya terutama perindustrian teknologi nuklir.
Adapun contohnya lingkungan disekitar perindustrian tersebut memiliki suhu yang lebih panas akibat dari radiasi. Radiasi panas yang ditimbulkan dari perindustrian yang berasal dari zat-zat radioaktif tertentu, yang memicu terjadinya reaksi kimia diatmosfer dapat menyebabkan penipisan terhadap lapisan ozon. Di perairan laut, intensitas limbah dari perindustrian yang mengandung zat rdioaktif yang tinggi, dapat menyebabkan organisme kecil dilaut musnah termaksud ikan dan masih banyak lagi contoh lainnya. Untuk mengatasi dampak-dampak negative tersebut, maka pemerintah harus bertindak lanjut terhadap perindustrian yang bersangkutan serta dengan cara mendaur ulang limbah yang mengandung zat radioaktif tersebut dengan senyawa tertentu agar tidak berbahata terhadap kehidupan dan lingkungan.
  1. Bidang pertanian
Adapun dampak negatif radiasi dibidang pertanian, antara lain adalah penggunaan zat-zat tertentu secara berlebihan dapat merusak pertumbuhan tanaman atau terjadi mallpraktek dalam mengadakan pemuliaan/mencari bibt unggul agar  hasil yang diperoleh lebih baik dapat mengakibatkan cacat atau pertumbuhan tumbuhan tersebut seperti padi, jagung, cabai dan lain-lain menjadi kerdil atau rusak.
  1. Bidang kedokteran dan kesehatan
Dibidang kedokteran dan kesehatan, radiasi sangat dibutuhkan sekali oleh para ahli medis untuk mengetahui berbagai macam penyakit yang sulit di analisa secara kasat mata. Akan tetapi, didalam bidang kedokteran dan kesehatan radiasi juga mempunyai dampak negate terhadap kesehatan kita, seperti  penggunaan sinar-X dan zat-zat radioaktif tertentu yang berlebihan dapat mengakibatkan sel-sel didalam organ tubuh menjadi rusak dan mati, sehingga menyebabkan seseorang dapat menderita penyakit ataupun cacat, dan lain  sebagainya.
  1. Dampak radiasi gelombang
Dalam kehidupan seharih-hari, bahwa kita sering mendengarkan kata-kata seperti gelombang. Akan tetapi, ternyata gelombang tersebut merupakan suatu radiasi dan cukup berbahaya bagi kehidupan manusia. Adapun contoh dampak negatif dari radiasi gelombang yang tinggi dan berlebihan dapat menyebabkan gangguan pada otak, seperti radiasi gelombang elektromagnetik telepon seluler dan radiasi gelombang elektromagnetik dari tranmisi tegangan listrik tinggi.
Share:

Senin, 26 Februari 2018

Poster Ultrasonic


Share:

Skala Termometer & Rangkuman Radiasi

Skala Termometer

Mengenal 4 Skala Termometer

(Fisikanesia). Dalam pembahasan yang lalu, tentang Besaran Suhu dan Alat Ukurnya, telah kita uraikan bahwa cara untuk mengetahui nilai dari besaran suhu tersebut adalah dengan menggunakan suatu alat yang bernama termometer. Termometer, ternyata berbeda-beda dalam hal jenis skalanya. Hingga saat ini, setidaknya ada empat skala termometer yang umum digunakan dalam pengukuran suhu, yaitu:

1. Termometer Skala Celcius
Skala Celcius merupakan skala yang paling banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Skala ini ditetapkan oleh seorang ahli fisika berkebangsaan Swedia bernama Anders Celcius (1701 – 1744). Ia menetapkan titik beku air sama dengan 0 derajat sebagai titik tetap bahwa, dan titik didih air sama dengan 100 derajat sebagai titik tetap atas. Di antara jarak kedua titik tersebut dibagi menjadi 100 satuan derajat. Skala Celcius memiliki satuan derajat Celcius yang ditulis 0C.
2. Termometer Skala Fahrenheit
Skala Fahrenheit ditetapkan oleh Gabriel Daniel Fahrenheit (1686 – 1736), seorang ilmuwan fisika berkebangsaan Jerman. Ia menetapkan titik beku air sama dengan 320 dan titik didih air sama dengan 2120 . Di antara jarak kedua titik tetap tersebut dibagi menjadi 180 satuan derajat. Penulisan nilai suhu, misalnya 100 derajat fahrenheit, cukup ditulis 100 0F. Skala Fahrenheit banyak dipakai dinegara-negara Eropa dan Amerika.
3. Termometer Skala Reamur
Skala Reamur adalah skala suhu yang dinamakan oleh Rene Antoine Ferchault de Reamur, yang pertama mengusulkannnya pada 1731. Titik beku air adalah 0 derajat Reamur, titik didih air 80 derajat, serta memiliki 80 satuan derajat, penulisan nilai suhu skala Reamur, misalnya 40 dejarat Reamur, ditulis 400R skala ini mulanya dibuat dengan alkohol, jadi termometer Reamur yang dibuat dengan raksa sebenarnya bukan termometer Reamur sejati. Skala Reamur digunakan secara luas di Eropa, terutama di Perancis dan Jerman, tapi kemudian digantikan oleh Celcius. Saat ini skala Reamur jarang digunakan kecuali di Industri permen dan keju.
4. Termometer Skala Kelvin
Lord Kelvin (1824 – 1907) adalah ilmuwan berkebangsaan Inggris yang menetapkan skala Kelvin. Skala Kelvin ditetapkan berdasarkan perhitungan bahwa ada suhu minimal di alam ini. Hal tersebut didukung oleh teori kinetik partikel bahwa pada suhu nol mutlak, partikel-partikel semua zat praktis tidak bergerak. Suhu nol mutlak tersebut sama dengan -273,15 0C, biasanya dibulatkan menjadi -273 0C. Pada skala Kelvin, titik beku air adalah 273 K dan titik didihnya 373 K. Skala kelvin memiliki satuan Kelvin, ditulis 0K.
 
 

Radiasi dan Dunia yang Kita Huni


Apa yang dimaksud dengan radiasi?

Radiasi dapat diartikan sebagai energi yang dipancarkan dalam bentuk partikel atau gelombang. Pengertian tentang radiasi dan gelombang dapat dijelaskan pada kejadian berikut.
Apa yang Anda lakukan jika Anda melihat kolam air tenang yang pada permukaannya mengapung beberapa helai daun? Secara spontan mungkin Anda akan melempar kerikil ke kolam tersebut. Dapat Anda lihat bahwa pada lokasi jatuhnya kerikil akan muncul riak, yang kemudian akan menyebar dalam bentuk lingkaran. Riak-riak tersebut adalah gelombang dan memperlihatkan pergerakan energi yang diberikan oleh kerikil, dan energi tersebut menyebar dari lokasi jatuhnya kerikil ke segala arah. Ketika riak mencapai daun, daun tersebut akan terangkat naik ke puncak gelombang.
 Radiasi terdiri dari beberapa jenis, dan setiap jenis radiasi tersebut memiliki panjang gelombang masing-masing.

Ditinjau dari massanya, radiasi dapat dibagi menjadi radiasi elektromagnetik dan radiasi partikel. Radiasi elektromagnetik adalah radiasi yang tidak memiliki massa. Radiasi ini terdiri dari gelombang radio, gelombang mikro, inframerah, cahaya tampak, sinar-X, sinar gamm dan sinar kosmik. Radiasi partikel adalah radiasi berupa partikel yang memiliki massa, misalnya partikel beta, alfa dan neutron
Jika ditinjau dari "muatan listrik"nya, radiasi dapat dibagi menjadi radiasi pengion dan radiasi non-pengion. Radiasi pengion adalah radiasi yang apabila menumbuk atau menabrak sesuatu, akan muncul partikel bermuatan listrik yang disebut ion. Peristiwa terjadinya ion ini disebut ionisasi. Ion ini kemudian akan menimbulkan efek atau pengaruh pada bahan, termasuk benda hidup. Radiasi pengion disebut juga radiasi atom atau radiasi nuklir. Termasuk ke dalam radiasi pengion adalah sinar-X, sinar gamma, sinar kosmik, serta partikel beta, alfa dan neutron. Partikel beta, alfa dan neutron dapat menimbulkan ionisasi secara langsung. Meskipun tidak memiliki massa dan muatan listrik, sinar-X, sinar gamma dan sinar kosmik juga termasuk ke dalam radiasi pengion karena dapat menimbulkan ionisasi secara tidak langsung. Radiasi non-pengion adalah radiasi yang tidak dapat menimbulkan ionisasi. Termasuk ke dalam radiasi non-pengion adalah gelombang radio, gelombang mikro, inframerah, cahaya tampak dan ultraviolet.
 
Share:

Senin, 30 Mei 2016

seni bela diri

Seni bela diri merupakan satu kesenian yang timbul sebagai satu cara seseorang mempertahankan / membela diri. Seni bela diri telah lama ada dan berkembang dari masa ke masa. Pada dasarnya, manusia mempunyai insting untuk selalu melindungi diri dan hidupnya. Dalam tumbuh atau berkembang, manusia tidak dapat lepas dari kegiatan fisiknya, kapan pun dan di manapun. Hal inilah yang akan memacu aktivitas fisiknya sepanjang waktu. Pada zaman kuno,tepatnya sebelum adanya persenjataan modern, manusia tidak memikirkan cara lain untuk mempertahankan dirinya selain dengan tangan kosong. Pada saat itu, kemampuan bertarung dengan tangan kosong dikembangkan sebagai cara untuk menyerang dan bertahan, kemudian digunakan untuk meningkatkan kemampuan fisik / badan seseorang. Meskipun begitu, pada zaman-zaman selanjutnya, persenjataan pun mulai dikenal dan dijadikan sebagai alat untuk mempertahankan diri.
Dapat dikatakan bahwa seni bela diri tersebar di seluruh penjuru dunia ini dan hampir setiap negaramempunyai seni bela diri yang berkembang di daerah masing-masing maupun merupakan sebuah serapan dari seni bela diri lain yang berkembang di daerah asalnya. Sebagai contoh seni silat adalah seni bela diri yang berkembang di negara ASEAN dan terdapat di Malaysia, Indonesia, Thailand & Brunei

Share:

seni lukis abstrak

Bicara tentang lukisan abstrak, umumnya di masyarakat seringkali mempertanyakan ini lukisan apa sih? Loh kenapa lukisannya tidak berbentuk dan tidak jelas kaya gini, cuman terdapat coretan-coretan saja yang tak ada maknanya? Tentu ini sangat wajar jika banyak orang yang mempertanyakan hal itu, karena memang lukisan itu cukup sulit untuk dipahami. Dalam lukisan abstrak, tidak menjelaskan sesuatunya dengan konkrit. Oleh karena itu, hanya orang-roang yang mempunyai daya imajinasi tinggi yang bisa mengerti akan maksudnya.

Pengertian Lukisan Abstrak

Lukisan Abstrak ialah sebuah lukisan yang menggambarkan sebuah wujud yang tidak natural dan realistis. Lukisan ini tidak memperlihatkan bentuk rupa yang sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Lukisan abstrak ini juga merupakan sebuah bentuk yang penuh dengan imanjinasi yang tinggi sehingga banyak pesan tersirat di dalamnya. Para seniman yang membuat lukisan ini mencari sebuah esensi dalam dari objek yang akan dia buat, sehingga lukisan yang telah dibuat lebih unik dan tampak tak berwujud nyata.
Jika kamu ingin mencoba melukis lukisan abstrak, berikut ada tips sederhana yang bisa kamu coba

  1. Mulailah dengan apa yang sedang kamu bayangkan, keluarkan segala imajinasi yang sedang terpikirkan.
  2. Setelah kamu membayangkan apa yang sedang terpikirkan, selanjutnya mulailah persiapkan media-media serta bahan untuk melukis. Dari mulai canvas atau keras, cat lukis serta pensil warna. Namun umumnya, seorang pelukis biasanya akan menggunakan dua cat, yaitu cat acrylic dan cat minyak.
  3. Setelah semua bahan sudah dipersiapkan, maka mulailah melukis sesuai imajinasi yang dimiliki.
Share:

seni drama

Pengertian Drama | Drama berasal dari kata Yunani, draomai yang berarti berbuat, bertindak, bereaksi, dan sebagainya. Jadi, kata drama dapat diartikan sebagai perbuatan atau tindakan. Seraca umum, pengertian drama adalah karya sastra yang ditulis dalam bentuk dialog dengan maksud dipertunjukkan oleh aktor. Pementasan naskah drama dikenal dengan istilah teater. Dapat dikatakan bahwa drama berupa cerita yang diperagakan para pemain di panggung. Selanjutnya, dalam pengertian kita sekarang, yang dimaksud drama adalah cerita yang diperagakan di panggung berdasarkan naskah. Pada umumnya, drama mempunyai dua arti, yaitu drama dalam arti luas dan drama dalam arti sempit. Dalam arti luas, pengertian drama adalah semua bentuk tontonan yang mengandung cerita yang dipertunjukkan di depan orang banyak. Dalam arti sempit, pengertian drama adalah kisah hidup manusia dalam masyarakat yang diproyeksikan ke atas panggung.


Sejarah drama sebagai tontonan sudah ada sejak zaman dahulu. Nenek moyang kita sudah memainkan drama sejak ribuan tahun yang lalu. Bukti tertulis yang bisa dipertanggung jawabkan mengungkapkan bahwa drama sudah ada sejak abad kelima SM. Hal ini didasarkan temuan naskah drama kuno di Yunani. Penulisnya Aeschylus yang hidup antara tahun 525-456 SM. Isi lakonnya berupa persembahan untuk memohon kepada dewa-dewa. Sejarah lahirnya drama di Indonesia tidak jauh berbeda dengan kelahiran drama di Yunani. Keberadaan drama di negara kita juga diawali dengan adanya upacara keagamaan yang diselenggarakan oleh para pemuka agama. Intinya, mereka mengucapkan mantra dan doa.
Ada beberapa jenis drama tergantung dasar yang digunakannya. Dalam pembagian jenis drama, biasanya digunakan tiga dasar, yakni: berdasarkan penyajian lakon drama, berdasarkan sarana, dan berdasarkan keberadaan naskah drama. Berdasarkan penyajian lakon, drama dapat dibedakan menjadi delapan jenis, yaitu:
  • Tragedi: drama yang penuh dengan kesedihan
  • Komedi: drama penggeli hati yang penuh dengan kelucuan.
  • Tragekomedi: perpaduan antara drama tragedi dan komedi.
  • Opera: drama yang dialognya dinyanyikan dengan diiringi musik.
  • Melodrama: drama yang dialognya diucapkan dengan diiringi melodi/musik.
  • Farce: drama yang menyerupai dagelan, tetapi tidak sepenuhnya dagelan.
  • Tablo: jenis drama yang mengutamakan gerak, para pemainnya tidak mengucapkan dialog, tetapi hanya melakukan gerakan-gerakan.
  • Sendratari: gabungan antara seni drama dan seni tari.
Berdasarkan sarana pementasannya, pembagian jenis drama dibagi antara lain:
  • Drama Panggung: drama yang dimainkan oleh para aktor dipanggung.
  • Drama Radio: drama radio tidak bisa dilihat dan diraba, tetapi hanya bisa didengarkan oleh penikmat.
  • Drama Televisi: hampir sama dengan drama panggung, hanya bedanya drama televisi tak dapat diraba.
  • Drama Film: drama film menggunakan layar lebar dan biasanya dipertunjukkan di bioskop.
  • Drama Wayang: drama yang diiringi pegelaran wayang.
  • Drama Boneka: para tokoh drama digambarkan dengan boneka yang dimainkan oleh beberapa orang.
Jenis drama selanjutnya adalah, berdasarkan ada atau tidaknya naskah drama. Pembagian jenis drama berdasarkan ini, antara lain:
  • Drama Tradisional: tontonan drama yang tidak menggunakan naskah. 
  • Drama Modern: tontonan drama menggunakan naskah.
Share:

tester

BTemplates.com